Ubah Sampah Jadi Manfaat, TP PKK Sabdodadi Sosialisasikan Pembuatan Losida Biopori di 5 Padukuhan
Sabdodadi – Tim TP PKK Kalurahan Sabdodadi melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembuatan Losida Biopori yang berlangsung selama lima hari, mulai Minggu hingga Kamis, 13–17 September 2026, di lima padukuhan yang ada di Kalurahan Sabdodadi, yaitu Padukuhan Manding, Neco, Dukuh, Keyongan, dan Kadibeso. Kegiatan sosialisasi ditujukan kepada ibu-ibu PKK di masing-masing padukuhan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Sosialisasi disampaikan langsung oleh Tim TP PKK Kalurahan Sabdodadi dengan menghadirkan Ketua TP PKK Kalurahan Sabdodadi, Ibu Wiji Astuti, sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ulu-Ulu Kalurahan Sabdodadi, Dukuh di masing-masing padukuhan, serta ibu-ibu PKK. Dalam sosialisasi, peserta diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan sampah organik rumah tangga agar tidak hanya menjadi limbah, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan. Salah satu metode yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Losida Biopori. Losida merupakan media sederhana yang dapat digunakan untuk membantu mengolah sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus membantu menyuburkan tanah.
Dalam praktiknya, losida yang dijadikan contoh dibuat menggunakan pipa paralon yang dilubangi pada bagian bawah, sedangkan bagian atas diberikan tutup. Lubang pada bagian bawah berfungsi untuk membantu proses penguraian dan penyerapan hasil pengolahan sampah organik ke dalam tanah. Pada kesempatan tersebut, Ibu Wiji Astuti selaku Ketua TP PKK Kalurahan Sabdodadi juga menganjurkan agar masyarakat tidak harus membeli bahan baru untuk membuat losida. Ibu-ibu PKK dapat memanfaatkan ember bekas atau barang bekas lainnya yang tersedia di rumah untuk dijadikan media losida.
Pemanfaatan barang bekas tersebut diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam mengurangi sampah rumah tangga sekaligus memberikan nilai guna baru pada barang yang sudah tidak terpakai. “Dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah, pembuatan losida dapat dilakukan dengan lebih mudah dan murah. Selain mengurangi sampah, sampah organik yang dimasukkan ke dalam losida nantinya dapat diolah menjadi pupuk yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah,” jelas Ibu Wiji Astuti dalam kegiatan sosialisasi.
Setelah kegiatan penyampaian materi, peserta juga diajak untuk melakukan praktik penanaman losida di salah satu lahan pekarangan. Penanaman tersebut dijadikan sebagai lahan percontohan, sehingga peserta dapat melihat secara langsung cara menempatkan dan memanfaatkan losida di lingkungan rumah. Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan hasil sosialisasi, setiap padukuhan mendapatkan bantuan sebanyak 4 losida yang dapat langsung ditanam dan dimanfaatkan. Dengan demikian, terdapat contoh penerapan losida di masing-masing padukuhan yang diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Sosialisasi Pembuatan Losida Biopori ini, TP PKK Kalurahan Sabdodadi berharap semakin banyak masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, yang mampu mengelola sampah organik dari rumah dengan cara yang sederhana dan bermanfaat. Pengelolaan sampah yang dilakukan secara mandiri di tingkat rumah tangga diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah sampah sekaligus menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman dan menyuburkan tanah. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan rumah masing-masing hingga lingkungan padukuhan dan Kalurahan Sabdodadi secara keseluruhan.
Komentar:
Belum ada komentar.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin